×
Popup

16 Oktober 2015

PROBLEM SOLVING PART I

"

PROBLEM SOLVING PRODUK BAGIAN I

Saat anak SD, mereka belajar tentang hal baru yaitu membuat sebuah karangan menurut anda apakah mereka akan mengalami masalah?

Bagaimana saat mereka duduk di SMP atau SMA atau di Universitas, apakah mereka juga menghadapi masalah?

Bagaimana saat orang pertama kali bekerja pertama kalinya apakah juga akan timbul masalah?

Bagaimana saat orang memulai hidup baru, apakah juga akan mengalami masalah? Saat memiliki anak, pasti timbul sebuah masalah baru.

Adakah masalah yang tidak ada solusinya? Semua masalah pasti ada solusinya! Bagaimana anda memandang MASALAH tersebut?

Apakah MASALAH adalah batu sandungan yang justru membuat anda jatuh dan masalah membuat anda semakin menderita?

Ataukah MASALAH sebagai tantangan yang harus dipecahkan?

Ataukah MASALAH sebagai berkat yang luar biasa agar untuk menumbuhkan kemampuan kita?

Ataukah anda menganggap MASALAH sebagai ujian untuk naik kelas?

Melalui pembelajaran ini, BG ingin mengajak untuk berdamai dengan masalah. Masalah adalah teman yang membuat kehidupan terangkat derajatnya menjadi mulia menjadi lebih tinggi. Dengan mengetahui solusinya, maka anda akan semakin kaya, kaya akan solusi tentunya.  Sehingga niat anda untuk membantu banyak orang akan semakin dimudahkan. Berarti semakin dekat dengan rejeki.

Handling objection atau mengatasi keberatan. Objection berarti keberatan yaitu masih adanya sesuatu yang menganjal. Adanya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh lawan bicara dalam hal ini adalah prospek atau rekan kerja kita.

Keberatan tersebut timbul karena:

  1. KETIDAKTAHUAN
  2. KETIDAKYAKINAN

Adanya keberatan berarti hal yang positif. Artinya, lawan bicara anda menyimak pembicaraan kita atau tidak menyimak pembicaraan sehingga mereka bertanya. Bertanya karena mereka tidak mengerti, tidak paham dan ingin mendapat jawaban. Jika mereka tidak menanyakan, bisa jadi mereka sudah memahami atau tidak tertarik dengan penawaran anda.

Kesimpulannya: JIKA ADA PERTANYAAN BERSYUKURLAH, tanda bahwa mereka berminat dan mereka ingin tau lebih dalam mereka ingin paham lebih dalam dan mereka ingin lebih memastikan bahwa apa yang mereka ingin ketahui atau apa yang mereka ingin dapatkan terpuaskan oleh jawaban-jawaban anda.             

 

PEDOMAN HANDLING OBJECTION/PROBLEM SOLVING:

  1. Berikan ilustrasi atau contoh cerita nyata dalam bentuk testimonial, kisah-kisah sukses. Bisa jadi kesuksesan itu dari diri anda atau kesuksesan dari orang-orang yang sudah berhasil terbantu lewat produknya ataupun lewat bisnisnya.
  2. Tidak melakukan argumentasi. Adanya argumentsi membuat ada pihak yang “kalah” dan ada pihak yang “menang”. Tujuan dari problem solving adalah mencari solusi dan memenangkan kedua belah pihak.
  3. Apapun kondisinya jawabnya adalah “COCOK”. Bagaimana penerapanya nanti anda bisa menyimak pada kasus-kasus yang anda akan pelajari.
  4. Buatlah sebuah “KESAMAAN”. Contohnya: Anda datang ke Surabaya, di bandara Surabaya anda bertemu dengan seseorang yang sebelumnya belum kenal  dan ternyata orang tersebut Medan. Setelah tahu orang Medan, apakah tiba-tiba menjadi lebih akrab? Menjadi akrab karena mirip, karena ada yang sama itu yang dinamakan dengan kongruen. Setiap orang selalu menyukai yang mirip, kalau ada kesamaan atau kemiripan tiba-tiba suasana jadi lebih hangat.
  5. Tidak ada jawaban atau pernyataan yang 100% benar dan 100% salah. Apa yang akan dibahas ini merupakan contoh-contoh. Nantinya saat dilapangan anda bisa menambahkan variasi contoh-contoh yang lain atau ilustrasi-ilustrasi lain yang lebih pas atau lebih cocok dengan kondisi anda pada saat anda mengatasi keberatan.
  6. Tidak menghindar karena setiap kali ada objection yang dilontarkan oleh lawan bicara anda, itu tandanya lawan bicara anda menyimak anda. Lawan bicara anda ingin tahu lebih dalam tentang pembicaraan tersebut. Mereka menaruh minat dengan pembicaraan anda. Kalau anda menghidar dan tidak menjawab  pertanyaan-pertanyaan maka tidak akan terjadi apa-apa. Sayang kan? Yang harusnya anda bisa closing, ternyata anda tidak mendapatkan apapun karena tidak menjawab pertanyaan atau keberatan mereka.

Produk-produk HDI mayoritas berbahan dasar dari produk perlebahan. Madu adalah hasil alam yang sifat universal yang bisa diterima  semua kalangan umat beragama manapun. Artinya madu adalah makanan yang memang disarankan oleh berbagai kitab suci umat beragama. Berarti penelitiannya telah teruji dan terbukti sejak ribuan tahun yang lalu yaitu sejak turunnya kitab suci.

APAKAH PRODUK HDI HANYA COCOK UNTUK YANG MEMPUNYAI MASALAH KESEHATAN?

Hari ini bukan hanya orang yang sakit yang memerlukan produk HDI, justru orang sehat lebih memerlukannya. Mengapa? Bisa dibayangkan apa aktivitasnya dan apa yang mereka makan mereka. Apakah mereka mengkonsumsi empat sehat lima sempurna? Kalaupun mereka sudah melengkapi dengan empat sehat lima sempurna setiap hari bagaimana dengan kualitas dengan makanan itu?

  • Beras hari ini sudah banyak semprotan bahan kimia pepisida, kadang-kadang diberi pemutih biar putih sehingga harga jual lebih tinggi. Belum lagi maraknya beras organik yang beredar di pasaran, padahal itu adalah beras biasa yang diolah dengan bahan kimia oleh pedagang-pedagang yang nakal.
  • Sayur-sayuran disemprot dengan pepisida sehingga ulatpun tidak mau makan sayuran zaman sekarang.
  • Lauk pauk seperti ayam dengan suntikan hormon biar cepat gemuk. Sapi disuntik antibiotik supaya tahan terhadap penyakit. Konsumenlah yang memakan daging yang mengandung hormon-hormon dan daging yang mengandung antibiotik.
  • Buah-buahan disutik pewarna dan pemanis. Semangka disuntik bahan kimia supaya lalat buah tidak memakannya.

Sebagai konsumen, seseorang tidak tahu apakah beras, sayuran, buah-buahan dan daging tersebut mengandung bahan kimia. Apakah bahan-bahan ttersebut aman? Hari ini banyak sekali orang-orang dengan usia muda sudah terkena berbagai macam masalah kesehatan seperti STOKE DINI, JANTUNG DINI, DIABETES DINI dan semakin banyak anak-anak autis yang dilahirkan.

Dengan pemaparan di atas jutru Anda yang masih sehat membutuhkan nutrisi dari HDI. Selain berfungsi untuk mencukupi kebutuhan gizi juga untuk menetralisir efek-efek negatif atau detox dari zat-zat kimia yang ada dalam bahan makanan tersebut.

  • Hari ini banyak orang bekerja penuh dengan tekanan sehingga lebih stress dibandingkan dengan jaman dahulu tantangannya tidak seberat sekarang.
  • Waktu istirahat semakin sempit karena banyak orang melihat tv melihat sinetron melihat film dan sebaginya sehingga jam istirahat pun sangat kurang sekali.
  • Penggunaan kendaraan bermotor membuat lebih praktis tetapi mengurangi aktivitas berolah raga. Jaman dahulu banyak orang kesana kemari dengan berjalan kaki berarti olahragapun menjadi berkurang jaman sekarang ini.
  • Jaman dahulu udara masih sangat bersih dibandingkan dengan jaman sekarang. Bukan hanya polusi udara karena kendaraan bermotor dan asap pabrik tetapi juga asap pembakaran hutan yang mengakibatkan banyak penyakit saluran pernafasan.
  • Air merupakan kebutuhan yang sangat vital, hari ini polusi air juga ada di mana-mana. Untuk mendapatkan air bersih adalah hal yang tidak mudah.

Justru orang sehat memerlukan produk HDI supaya tidak penyakit yang parah. Kalau sudah sakit justru keluar banyak biaya. Hari ini banyak orang yang masih berusia 35 tahun sudah kena stroke, ada juga anak SD yang sudah suntik insulin karena diabetes.

Perubahan yang terjadi antara kondisi dulu dan sekarang membuat konsep empat sehat lima sempurna itu masih layak kita pakai saat ini. Hari ini yang dibutuhkan bukan hanya 4 sehat 5 sempurna melainkan harus ditambah dengan 6 PELENGKAP.

 

 

BAGAIMANA DENGAN TREN SAAT INI, BANYAKNYA MINUMAN BERENERGI DAN MAKANAN TAMBAHAN ATAU SUPLEMEN YANG DITAWARKAN PADA MASYARAKAT, apakah MADU dan Peroduk HDI akan ditelan oleh kemajuan teknologi dan jaman?

Kemajuan jaman selalu membawa berbagai dampak baik positif maupun negatif. Peluang tentang pentingnya kesehatanpun dibaca oleh berbagai pihak dengan memproduksi makanan serta minuman kesehatan. Maraknya peredaran minuman berenergi atau minuman kesehatan menunjukkan bahwa pasar atau masyarakat harus semakin paham bahwa kesehatan adalah yang utama. Namun yang perlu diingat, apakah minuman kesehatan yang dibeli dan dikonsumsi akan membantu memperbaiki kualitas kesehatan atau hanya untuk life style saja. Bahkan tidak sedikit efek negatif yang timbul akibat konsumsi minuman berenergi yang memperberat kerja ginjal.

Mananggapi munculnya berbagai nutrisi kesehatan dengan bahan dasar berbeda seperti dari akar-akaran, susu, buah-buahan, dan rekayasa genetika…pastinya MADU adalah makanan yang disarankan oleh kitab suci umat beragama manaupun. MADU tidak pernah kuno atau dimakan oleh jaman karena apa yang ada di kitab suci selalu UPDATE sampai kapanpun. Hanya yang dibutuhkan adalah pemilihan MADU atau produk perlebahan yang tepat yang bermanfaat untuk dikonsumsi.

Atlet dari 3 negara yaitu Malaysia, Philipina dan Indonesia juga konsumsi produk HDI. Makanan yang dikonsumsi oleh tiga generasi presiden USA. Memiliki ijin resmi dan sertifikat termasuk HALAL.

Produk HDI tidak hanya dipakai untuk orang-orang yang punyak masalah kesehatan saja. Orang-orang yang sehat mengkonsumsi produk HDI agar tetap sehat terhidar dari penyakit berbahaya. Sedangkan orang-orang yang bermasalah kesehatan mengkonsumsi produk HDI agar membantu proses pemulihan kesehatannya dan bisa mendapatkan kesehatan kembali.

ADA TEMAN SAYA YANG MENGGUNAKAN PRODUK HDI, DIA MENGATAKAN TIDAK ADA PERBEDAAN DAN TIDAK ADA HASILNYA! Bagaimana mananggapi kasus seperti itu?

Untuk melihat apakah produk ini efektif hasilnya ini ada beberapa faktor:

  1. Faktor KERUTINAN mereka konsumsi produk. Banyak orang tidak merasakan khasiatnya karena tidak rutin konsumsi, maksudnya hari ini minum besok lupa.
  2. Ada yang mengaggap bahwa produk HDI adalah produk dewa. Dengan mengkonsumsinya satu atau dua hari langsung sembuh, ces pleng! Ternyata setelah konsumsi satu minggu  hasilnya masih belum terlalu kelihatan dan mereka complain. Perlu diketahui bahwa produk HDI bukanlah obat dan bukan pengganti obat. Produk HDI adalah nutrisi, nutrisi dengan gizi yang seimbang dan sempurna. Untuk proses perbaikan jaringan tubuh yang rusak tentunya diperlukan proses. Dengan diberikannya nutrisi pada sel maka dihasilkan sel yang sehat sehingga tubuh menjadi sehat. Nutrisi dibutuhkan tubuh selama hidup, jadi jika diteruskan konsumsi nutrisinya maka kualitas kesehatan juga akan meningkat. INGAT, jangan terlalu dini mengambil kesimpulan karena butuh proses.
  3. Karena merasa sudah ada penangkalnya yaitu menggunakan produk HDI sehingga pola makan bisa sembarangan. Karena merasa sudah ada produk HDI yang sakti sehingga konsumen berlaku seolah-olah sudah bebas merdeka.

          

Contohnya: Penderita diabetes yang lespas obat dokter dan lepas diet. Hanya mengandalkan produk HDI saja, pastinya gula darah juga akan meningkat karena produk HDI bukan obat dan bukan pengganti obat.

Penggunaan yang benar adalah: Obat dokter buat penderita diabetes tetap dikonsumsi sedangan produk HDI berfungsi untuk memperbaiki sel-sel beta pankreas yang rusak. Dengan berjalannya proses maka sel-sel tersebut diperbaiki dan bisa menghasilkan hormon insulin untuk menekan kadar gula dalam darah saat penderita konsumsi karbohidrat. Tentunya tidak instan tetapi butuh waktu. Makanan yang dikonsumsi setiap harinya tetap harus dikontrol. Jika tidak dikontrol, banyak yang akhirnya mengatakan bahwa produknya tidak bermanfaat dan tidak bisa membantu pemulihan.

  1. Sebagai manusia kita tidak ada indikator  dalam tubuh ini. Bisa jadi tubuh mengalami perbaikan sistem metabolisme, sistem hormon atau sistem tubuh lainnya tetapi seseorang tidak bisa merasakan perubahannya. Jika dicek secara labotarium, ternyata ada kemajuan yang sangat berarti. Sama halnya dengan mobil, jika tidak ada indikator kalau temperatur naik maka pengendara tidak bisa mendeteksinya. Untuk melihat apakah jantung, ginjal, usus berfungsi dengan baik perlu melakukan cek up terhadap organ tersebut.

Jika kondisi fisik seseorang setelah mengkonsumsi produk HDI ternyata merasa biasa-biasa saja alias sehat seperti biasanya, berarti produk HDI bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh anda.

APAKAH KALAU MENGKONSUMSI PRODUK-PRODUK HDI DALAM JANGKA PANJANG BISA DIANGGAP SEBAGAI KETERGANTUNGAN?

Dengan tegas jawabannya adalah BUKAN KETERGANTUNGAN TETAPI SEBUAH KEBUTUHAN. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa asupan nutrisi berupa 4 sehat 5 sempurna sulit tercukupi, ditambah dengan banyaknya zat additif dalam makanan (perasa, pewarna, pengawet, pengempuk, pengenyal, dll). Polusi udara dan air, tingkat stress yang tinggi serta olah raga yang semakin berkurang membuat kualitas kesehatan tidak semakin baik. Oleh karena itu konsumsi produk-produk HDI setiap hari merupakan sebuah kebutuhan hidup masyarakat cerdas masa kini.

Buktikan juga sendiri bahwa saat ke luar kota dan lupa membawa Pollenergy 520 misalnya, anda akan bisa merasakan biasa-biasa. Jika ketergantungan artinya jika tidak minum maka akan menjadi sakit. Seperti orang yang kecanduan Narkoba, jika tidak mengkonsumsi akan sakau. Hal itu baru dikatakan “KETERGANTUNGAN”

Beberapa PROBLEM SOLVING tentang produk sudah dibahas di atas, untuk pembahasan lanjutan bisa klik disini

GO BREAKTHROUGH 

 

"

Share this Post