×
Popup

24 Februari 2015

LANGKAH KE 8: EDIFIKASI

"

Apa yang membuat seseorang tertarik untuk melakukan sesuatu seperti mencoba makan makanan, menonton filem, atau membeli suatu produk? Seringkali keputusan yang dilakukan dikarenakan melihat adanya nilai tambah yang bisa didapatkan. Kejadian tersebut karena adanya “PROMOSI” dalam hal ini istilah kata promosi disebut dengan EDIFIKASI.       

Edifikasi berasal dari kata “to edify” yang artinya memperbaiki/ memberikan “nilai tambah” pada sesuatu/ seseorang untuk membuatnya menjadi lebih berharga => sehingga orang lain lebih menghargai.

  • Mengapa prospek anda tidak tertarik atas undangan/ ajakan anda datang ke suatu seminar?
  • Mengapa downline anda tidak tertarik meluangkan waktunya untuk ikut training dasar?
  • Mengapa downline anda tidak tertarik menyisihkan uangnya untuk memiliki CD audio atau buku untuk pengembangan kepribadiannya?
  • Mengapa upline anda kesulitan membuat prospek anda tertarik untuk bergabung sewaktu mendampingi anda?
  • Mengapa rekan kerja anda kesulitan membuat downlinenya tertarik ikut sistem?
  • Mengapa rekan kerja anda tidak tertarik untuk menginvestasikan waktu dan uangnya untuk pelatihan khusus seperti workshop, BEST ataupun middle training?

Ya...salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah karena kurangnya nilai tambah/ harga yang diberikan kepada sesuatu/ seseorang.  ketertarikan orang yang diajak terhadap sesuatu/ seseorang yang disampaikan menjadi rendah dan pada akhirnya mereka enggan untuk melakukannya.

Edifikasi adalah pekerjaan yang sudah sering tanpa disadari dilakukan oleh semua orang, seperti :

  • Mengedifikasi bolu terkenal di kota Medan kepada teman yang datang dari luar kota, sehingga temannya tertarik, walau setelah dicoba ternyata tidak terlalu surprise dengan rasanya.
  • Diedifikasi film (Ainun dan Habibi) oleh teman, sehingga selama ini belum pernah nonton film Indonesia, akhirnya jadi tertarik untuk menontonnya.
  • Mengedifikasi layanan yang didapatkan dari sebuah store/ restaurant/ hotel/ sekolah, sehingga orang lain menjadi tertarik mencoba bertransaksi di tempat yang disebutkan tersebut.

Kemudian pertanyaannya adalah, apakah dengan memberikan edifikasi pada hal-hal tersebut kemudian ada bolu gratis yang mampir di rumah anda atau tiket nonton gratis yang dikirimkan ke anda?? Tentu tidak, bukan??? Tetapi lain halnya jika anda mengedifikasi manfaat dari madu yang anda minum untuk kesehatan selama berpuasa. Ataupun Honey Bee Pollen yang membantu meningkatkan kecerdasan anak anda sehingga bisa lebih berprestasi.

Bagaimana orang mau mencoba dan mengikuti saran anda, semua tergantung dari bagaimana kita memahami hierarki tentang kemauan.

Prose ke-mau-an terjadi dari TAHU -> TERTARIK -> INGIN -> MAU -> (take action-CLOSING)

Proses ini perlu diketahui sehingga tercipta suatu pola pikir bagaimana melakukan edifikasi agar seseorang menjadi tahu, tertarik, ingin, mau dan take action/bertindak.

PERSIAPAN SEBELUM EDIFIKASI?

Hal terpenting sebelum melakukan edifikasi adalah anda sudah harus PERNAH MERASAKAN/ MELAKUKAN hal yang ingin anda edifikasi kepada orang lain. Edifikasi tidak akan “berjiwa” tanpa adanya sebuah spirit dari dalam diri yang telah merasakan manfaat dari hal yang mau diedifikasi. Misal: mengedifikasi makanan, tanpa mencobanya...sesorang akan mengatakan... kata orang... disana enak makanannya. Hal ini membuat orang yang mendengar menjadi tidak yakin, karena ada kata “katanya”.

           

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM EDIFIKASI?

  1. PENAMPILAN. Penampilan seseorang akan mencerminkan apa yang dibawanya. Jika Anda sebagai seorang pengusaha, berpenampilanlah sebagai seorang pengusaha. Contoh: Penampilan penyanyi roker dengan ikat kepala dan celana jeans lubang-lubang sangatlah berbeda dengan penampilan seorang pengusaha. Hal ini akan sangat mempengaruhi terhadap apa yang diedifikasi. Mengedifikasi bisnis dan produk HDI hendaknya menggunakan busana yang profesional.
  2. TIMING (situasi dan kondisi orang lain). Bisa jadi tidak berhasil edifikasinya karena orang yang didatangi sedang dalam masalah atau merasa belum butuh. Lakukan edifikasi berikutnya dan terus lakukan. Karena kesempatan kedua, bisa jadi waktunya lebih pas. Atau kesempatan ketiga, mungkin waktunya lebih pas lagi.
  3. CARA PENYAMPAIAN. Hal ini termasuk intonasi, penekanan dan bahasa tubuh. Jika anda ingin mengatakan produk tersebut bagus maka intonasi suaranya harus menggambarkan Untuk lebih jelasnya dengarkan CD TEKNISnya.
  4. ISI pesan adalah hal yang penting karena sering orang tidak mendapatkan hasil dari langkah ini karena masalah isinya. Tidak terkesan sombong/ merendahkan orang lain dan tidak over edifikasi. Jika cara penyampaian dan isi pesan terlalu berlebihan justru rekanan anda akan muntaber (mundur teratur tanpa berita) karena tidak percaya dengan apa yang anda katakan.

APA SAJA YANG HARUS DIEDIFIKASI, KLIK DISINI

GO BREAKTHROUGH

"

Share this Post