×
Popup

28 April 2017

PANASNYA TIDAK AKAN MEMUSNAHKAN, TETAPI JUSTRU MENGUATKAN!

"

API MAMANG PANAS dan membuat musnah banyak hal. Kebakaran hutan, gedung bertingkat, jembatan, menara, apapun dia lalap habis. Bukan hanya hangus tetapi habis, ludes alias tidak bersisa. Jika melahap hutan bukan hanya hutannya yang ludes tetapi asapnya menyebabkan polusi udara hingga menghalangi jarak pandang kendaraan. Masalah terbesar adalah korban masyarakat yang menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Belum lagi kerugian yang bersifat material dan non material lainnya. Seremmm, membahayakan, merugikan, membuat trauma dan segudang istilah lainnya untuk sang API.

APAKAH API SELALU MEMBUAT BANYAK KERUGIAN?

Panas api bisa mencipta kehangatan di saat musim dingin bersalju. Panasnya mampu mentransformasi banyak hal menjadi lebih bermanfaat. Panas api sangat bermanfaat dan membantu kelangsungan hidup seluruh umat manusia di dunia ini. Contohnya:

  • Membebaskan air minum dan makanan dari bakteri. Melunakkan dan mematangkan daging dan sayuran. Memanggang roti dan cookies
  • Membuat lilin jadi penerangan.
  • Memurnikan emas dan bahan tambang lainnya dari kotoran2 yang tercampur.
  • Membuat tanah liat menjadi keramik indah, batu bata.
  • Membuat emas menjadi cair sehingga bisa dibentuk menjadi perhiasan.
  • Membuat arang menjadi berlian.
  • Mencairkan gelas sehingga bisa dibentuk menjadi lampu hias dan bolahm yang indah.
  • Proses pemisahan / pemurnian termasuk destilasi dan ekstraksi. Proses tersebut sangat penting bagi kehidupan manusia.
  • Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) juga memerlukan sumber energi panas dari api untuk memanaskan air dan menghasilkan uap untuk tenaga listrik.
  • Dijadikan karya seni dengan mengolahnya sedemikian rupa. Salah satu karya seni dari api yang paling sering dijumpai dalam kehidupan adalah kembang api.

Apa yang terjadi jika tidak ada api? Maka akan ada bakteri yang akan merajalela dalam setiap makanan yang dimakan oleh manusia. Dunia menjadi hambar tidak semeriah hari ini dan segudang manfaat api untuk dunia.

Setiap kejadian dalam kehidupan selalu ada “API” di dalamnya. Entah kejadian yang mengenakkan atau kejadian yang membuat menjadi gundah gulana. Jika kejadian yang enak, tidak perlu dibahas. Pastinya, api akan memberi semangat dan membakarnya untuk meningkat lebih dahsyat lagi.

TETAPI JIKA DIJILAT API DAN API ITU SANGAT PANAS (baca: MENDAPAT JEP KIRI KANAN, TAMPARAN, PUKULAN BERTUBI-TUBI, HANTAMAN KERAS, TENDANGAN MAUT, entah apalah namanya). Pertanyaannya adalah APAKAH ANDA TAHAN ataukah justru ANDA LENYAP?

Tidak sedikit orang yang lenyap karena tidak tahan dengan tekanan hidup. Buktinya banyak yang stress, frustasi hingga bunuh diri. Bukan berarti mereka saja yang menghadapi kesulitan ekonomi melakukan hal yang tidak diberkenan di hadapan Allah. Banyak juga mereka yang dengan jabatan bagus, penghasilan besar pun juga melakukan hal yang sama yaitu mengakhiri hidupnya secara tragis. Ehhh…tanda-tanda apa tuh?

Tandanya adalah BANYAK MANUSIA YANG BELUM BISA BELAJAR DAN MEMAHAMI KEHIDUPAN. Pembelajaran kehidupan selalu dibutuhkan mentor yang tepat untuk bisa membantu memahami dan mengarahkan cara pandang yang benar terhadap sebuah kejadian. Karena KEJADIAN BUKANLAH BERARTI APA-APA JIKA KITA TIDAK MEMAKNAINYA. Menjadi cerdas untuk memaknai kejadian adalah cara yang paling berharga untuk memperoleh kebahagian.

Memilih untuk menjadi PROAKTIF artinya memilih untuk menjadi pro terhadap sesuatu yang aktif. Menjadi pro atau berpihak dengan cara Bertanggung jawab atas perilaku sendiri (karena yang harus aktif ada diri kita bukan keadaan di luar diri kita yang tidak bisa kita kendalikan). Mampu membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip dan nilai ketimbang suasana hati atau keadaan. Bukan menjadi korban tetapi Orang proaktif adalah pelaku perubahan. Mereka aktif mengambil peluang untuk menjadi lebih baik ketimbang diam.

BERTEORI MEMANG MUDAH!

Hahaha…memang benar istilah di atas bahwa berteori memanglah mudah. Banyak sekali teori yang saat didengar itu adalah hal yang memang harusnya demikian. Semuanya baik, indah dan sangat memotivasi. JUGA TEORI TENTANG PROAKTIF ini….setiap manusia yang mengenal teori ini pasti mereka akan mengatakan, “YES! Saya akan berusaha menjadi manusia yang proaktif!”. Apakah orang tersebut sudah proaktif? BELUM! Tunggu dulu……Untuk menjadi manusia yang lebih proaktif haruslah ada ujiannya. Kalau tidak ujian, bagaimana bisa tahu nilainya. Paham atau tidak terhadap pelajaran yang diberikan. Kalau paham ya nilainya ngga mungkin NOL. NOL berarti Fail alias gagal alias kalau terkenan sambaran api atau hantaman besar atau pukulan bertubi-tubi …dia HANCUR-HANGUS-HILANG-TIDAK TERSISA, tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

Nilai dan kualitas diri ditentukan apakah tahan dalam menghadapi UJIAN yang sesungguhnya? Atau justru karena UJIAN (baca: Bullying, Fitnah, Direndahkan, Diolok-olok di depan umum, Penyiksaan batin, Usaha mematikan Karakter) justru seseorang akan keluar dengan KEPALA TETAP TEGAK, HATI TETAP TABAH, TEKAD TETAP KUAT, VISI TETAP JELAS, LANGKAH TETAP TEGAP, AKSI TETAP MELAJU KENCANG? Kami dari komunitas BREAKTHROUGH GENERATION memilih untuk menjadi pribadi yang berkualitas.

Bagi kami TEKANAN SELALU MENGUNTUNGKAN! Meski badai dan ombak menghantam meluluhlantakkan semuanya, KEPALA TETAP TEGAK, HATI TETAP TABAH, TEKAD TETAP KUAT, VISI TETAP JELAS, LANGKAH TETAP TEGAP, AKSI TETAP MELAJU KENCANG. Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai komunitas BG (baca Breakthrough Generation) silahkan JOIN US atau Hubungi kami segera.

"

Share this Post